Banpres Produktif untuk Usaha Mikro Dapat Diusulkan Sampai Akhir November 2020 dan Penyalurannya Sampai Akhir Desember 2020, Simak Tanya Jawabnya !

 Tanya Jawab tentang Banpres Produktif untuk Usaha Mikro_Program Banpres Produktif untuk Usaha Mikro/Bantuan Produktif Usaha Mikro(BPUM) adalah strategi pemerintah untuk membantu usaha mikro agar bertahan dan bangkit di tengah pandemi Covid-19.

Tanya Jawab tentang Banpres Produktif untuk Usaha Mikro_

A. Siapa yang berhak menerima Banpres Produktif untuk Usaha Mikro ?

Yang berhak menerima Banpres Produktif untuk Usaha Mikro yaitu:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK)
  3. Memiliki Usaha Mikro
  4. Bukan ASN, TNI/POLRI, serta Pegawai BUMN/BUMD
  5. Tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan dan KUR

B. Bagaimana cara mengakses Banpres Produktif untuk Usaha Mikro? 

Cara mengakses Banpres Produktif untuk Usaha Mikro:

*Pelaku Usaha Mikro melakukan pendaftaran kepada Lembaga Pengusul, antara lain: 
  1. Dinas yang membidangi Koperasi dan UKM Kab/Kota 
  2. Koperasi yang telah disahkan sebagai Badan Hukum 
  3. Kementerian/Lembaga 
  4. Perbankan dan perusahaan pembiayaan yang terdaftar di OJK dan BLU yang mempunyai tugas melaksanakan dana bergulir kepada Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. 
* Pelaku Usaha Mikro harus melengkapi data usulan kepada lembaga pengusul, antara lain: 
  1. Nomor Induk Kependudukan (NIK) 
  2. Nama Lengkap 
  3. Alamat tempat tinggal sesuai KTP 
  4. Bidang Usaha 
  5. Nomor Telepon 
C. Apakah ada biaya administrasi dan pengembalian terhadap Banpres Produktif untuk Usaha Mikro yang telah diberikan? 
  • Banpres Produktif untuk Usaha Mikro merupakan dana hibah, bukan pinjaman ataupun kredit. 
  • Penerima tidak dipungut biaya apapun dalam penyaluran Banpres Produktif untuk Usaha Mikro. 
D. Bagaimana pelaku Usaha Mikro yang tidak memiliki rekening di bank mendapatkan program Banpres Produktif untuk Usaha Mikro? 

👉Bagi yang belum memiliki rekening, akan dibuatkan oleh bank penyalur (Bank BRI, Bank BNI dan Bank BNI Syariah). 

E. Bagaimana bagi pelaku Usaha Mikro yang berdomisili usaha dan tempat tinggalnya berbeda dan ingin mendapatkan Banpres Produktif untuk Usaha Mikro? 

👉Bagi pelaku Usaha Mikro yang memiliki KTP dan domisili yang berbeda, dapat diusulkan oleh lembaga pengusul tempat domisili usaha. 

F. Apakah Banpres Produktif untuk Usaha Mikro senilai Rp2,4 juta langsung diberikan atau secara bertahap? 

👉Banpres Produktif untuk Usaha Mikro akan diberikan secara langsung senilai Rp2,4 juta kepada pelaku usaha mikro yang sudah memenuhi persyaratan dan diberikan hanya 1 kali. 

G. Bagaimana cara pelaku Usaha Mikro mengetahui menerima Banpres Produktif untuk Usaha Mikro? 
  • Penerima Banpres Produktif untuk Usaha Mikro akan diinformasikan melalui pesan singkat (SMS) oleh bank penyalur. 
  • Setelah menerima SMS, calon penerima segera melakukan verifikasi ke bank penyalur yang sudah ditentukan, agar dana tersebut dapat segera dicairkan. 
  • Bagi pelaku Usaha Mikro yang mendapatkan Banpres Produktif untuk Usaha Mikro melalui Bank BRI dapat melihat melalui link https://eform.bri.co.id/bpum 
*Catatan : selama system eform BR1 aman akan dilanjutkan. 

H. Apakah Banpres Produktif untuk Usaha Mikro dapat diwakilkan atau dikumpulkan secara kolektif melalui perangkat desa? 
  • Penerima Banpres Produktif untuk Usaha Mikro tidak dapat diwakilkan atau dikumpulkan secara kolektif. 
  • Penerima Banpres Produktif untuk Usaha Mikro hanya dapat diajukan dan diusulkan oleh lembaga pengusul.  
  • Lembaga Pengusul bertanggung jawab atas kebenaran data calon penerima. 
I. Sampai kapan Banpres Produktif untuk Usaha Mikro disalurkan? 
  • Usulan Banpres Produktif untuk Usaha Mikro dapat diusulkan sampai akhir November 2020, apabila kuota sudah terpenuhi maka akan langsung ditutup. 
  • Banpres Produktif untuk Usaha Mikro akan disalurkan sampai dengan akhir Desember 2020. 
J. Apakah masyarakat yang bukan pelaku Usaha Mikro, bisa mendapatkan Banpres Produktif untuk Usaha Mikro? 

Sesuai UU No. 20 tahun 2008, Kriteria Usaha Mikro sebagai berikut: 
  • a. Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp50 juta tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; atau 
  • b. Memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp300 juta 
  • c. Selain persyaratan di atas tidak diperbolehkan mendapatkan Banpres Produktif untuk Usaha Mikro. 
K. Bagaimana cara membuka dana yang masih diblokir oleh pihak Pemerintah (KemenkopUKM)? 

👉Silahkan menghubungi lembaga pengusul untuk dikoordinasikan kembali dengan pihak penyalur. 

L. Orang tua/keluarga sudah meninggal tapi mendapatkan Banpres Produktif untuk Usaha Mikro, apakah bisa dicairkan? 

👉Tidak bisa, karena Banpres Produktif untuk Usaha Mikro tidak dapat diwariskan kepada ahli waris. 

M. Apakah bisa mencairkan Banpres Produktif untuk Usaha Mikro, di daerah yang berbeda? 

👉Bisa dicairkan apabila memenuhi syarat sebagai penerima Banpres Produktif untuk Usaha Mikro dengan cara mendatangi bank penyalur terdekat dan melengkapi data verifikasi. 

N. Banyaknya beredar link pengusulan Banpres Produktif untuk Usaha Mikro hoax, kenapa tidak dibuat link secara Nasional saja? 
  • Kementerian Koperasi dan UKM tidak membuat link pendaftaran secara nasional, untuk pendaftaran Banpres Produktif untuk Usaha Mikro sudah melalui lembaga pengusul. 
  • Lembaga pengusul diperbolehkan membuat tata cara pendaftaran baik secara online ataupun offline. 
O. Apakah bisa mencairkan Banpres Produktif untuk Usaha Mikro, di daerah yang berbeda? 

👉Bisa dicairkan apabila memenuhi syarat sebagai penerima Banpres Produktif untuk Usaha Mikro dengan cara mendatangi bank penyalur terdekat dan melengkapi data verifikasi. 

P. Banyaknya beredar link pengusulan Banpres Produktif untuk Usaha Mikro hoax, kenapa tidak dibuat link secara Nasional saja? 
  • Kementerian Koperasi dan UKM tidak membuat link pendaftaran secara nasional, untuk pendaftaran Banpres Produktif untuk Usaha Mikro sudah melalui lembaga pengusul. 
  • Lembaga pengusul diperbolehkan membuat tata cara pendaftaran baik secara online ataupun offline. 
Sumber: KemenkopUKM

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel